Rabu, 13 Juli 2022
Monitoring Saham Berdasarkan Sektor Dengan Google Sheets
PERHATIAN: JANGAN MELAKUKAN EDIT DI FILE MASTER
Jika Anda ingin mengedit file sesuai dengan keinginan Anda lakukan duplikasi terlebih dahulu dengan memilih menu File > Make a copy
Bagi Anda yang menginginkan filenya bisa mengakses link yang ada di bawah ini.
Minggu, 03 Juli 2022
Cara Melihat Kepemilikan Saham di Atas 5%
Pada video tutorial di dibawah ini dijelaskan bagaimana Cara Melihat Kepemilikan Saham di Atas 5%. Untuk lebih jelasnya silahkan tonton video tutorial di bawah ini sampai selesai.
Sabtu, 02 Juli 2022
Money Management Calculator Saham
Pada saat awal-awal baru memasuki pasar saham, banyak trader atau investor pemula seperti saya ini memiliki semangat yang menggebu-gebu dalam melakukan transaksi saham. semangat yang menggebu-gebu itu baik, namun perlu hal lain yang juga harus diperhatikan, yaitu money management atau biasa disebut pengelolaan uang dalam trading saham.
Dengan melakukan pengelolaan uang yang baik, maka potensi kerugian bisa di tekan dan keuntungan bisa meningkat dan konsisten. Sebab, ada kalanya dalam melakukan trading ada yang namanya siklus bullish (harga cenderu naik terus), sideways (harga cenderung tidak kemana-mana), Bearish (harga cenderung turun terus). Ketika pasar lagi naik, kita boleh perbesar posisi modal trading kita, sedangkan ketika lagi turun, kita menahan diri menggunakan modal trading lebih sedikit yang kita gunakan.
Dalam Money Management ada beberapa prinsip yang harus dipegang:
1. Selalu gunakan stop loss untuk membatasi kerugian
2. Jangan Melakukan Average Down jika trend buliish sudah patah.
3. Risiko dibanding Keuntungan minimal 1:2
4. Maksimal Loss/Kerugian 10% dari modal trading
5. Maksimal kerugian per trade 2%
6. Maksimal modal yang kita gunakan 20-30% (jangan Allin)
Pada video tutorial di bawah ini dijelaskan bagaimana cara menggunakan file excel money management calculator saham. Bagi Anda yang menginginkan Project filenya bisa download melalui link di bawah ini.
Senin, 27 Juni 2022
Daftar Saham Berdasarkan Sektor di IHSG
Dalam pasar modal di Indonesia, perusahaan yang tercatat melakukan dibagi kedalam beberapa sektor usaha. Adapun tujuan pengkategorian sektor ini untuk memudahkan pasar dalam mengidentifikasi kinerja perusahaan atau emiten sesuai dengan kelompok atau jenis usahanya. Selain itu, Investor akan lebih cepat membandingkan kinerja satu emiten dengan emiten yang lainnya di kelompok usaha yang berada dalam satu sektor atau beda sektor.
Bagi Anda yang memerlukan daftar saham apa saja yang ada di IHSG dan terbagi dikelompok sektor dan sub sektornya bisa download berupa file Excel melalui link yang ada di bawah artikel ini.
Sampai saat artikel ini ditulis ada 11 sektor saham di IHSG. Berikut ini kategori Sektor usaha dan contoh emitennya:
1. Sektor Basic Materials
Sektor ini merupakan perusahaan yang menjual produk dan jasanya digunakan oleh industri lain sebagai bahan baku untuk memproduksi barang akhir yang sudah jadi seperti barang kimia, material konstruksi, produk kayu dan kertas.
Contohnya : Aneka Gas Industri Tbk, Barito Pacific Tbk dan lain-lain.
2. Sektor Consumer Cyclicals
Merupakan sektor barang konsumen non-primer atau sekunder yang mana mencakup perusahaan yang melakukan produksi atau distribusi produk dan jasa secara umum dijual kepada konsumen tetapi untuk barang yang sifatnya adalah sekunder. Industri ini mencakup seperti perusahaan yang memproduksi mobil penumpang dan komponennya, sepatu, pakaian, barang olahraga dan sebagainya.
Contohnya : Astra Otoparts Tbk, Gajah Tunggal Tbk dan lain-lain.
3. Consumer Non-Cyclicals
Sektor consumer non-cyclicals adalah sektor barang konsumen primer mencakup perusahaan yang melakukan produksi atau distribusi produk dan jasa yang secara umum dijual pada konsumen tetapi untuk barang yang sifatnya adalah mendasar sehingga tidak dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. Misalnya,perusahaan ritel barang primer, toko makanan, toko obat-obatan dan lain-lain.
Contohnya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Indofood Sukses Makmur Tbk dan lain-lain.
4. Sektor Energi
Sektor energi ini mencakup perusahaan yang memproduksi atau menjual produk dan jasa terkait dengan energi meliputi energi fosil seperti pertambangan minyak bumi, gas alam, batu bara serta perusahaan-perusahaan yang menyediakan jasa untuk mendukung industri tersebut.
Contohnya : Medco Energi Internasional Tbk, Adaro Minerals Indonesia Tbk, dan masih banyak lainnya.
5. Sektor Financials/Keuangan
Dalam sektor Financial ini meliputi layanan keuangan seperti Bank, Lembaga Pembiayaan Konsumen, Modal Ventura, Asuransi, Jasa Investasi dan Perusahaan Holdings.
Contohnya : Bank Central Asia Tbk, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan lain-lain.
6. Sektor Health/Kesehatan
Sektor ini mencakup perusahaan yang menyediakan produk dan layanan kesehatan seperti produsen peralatan dan perlengkapan kesehatan,penyedia jasa kesehatan, perusahaan farmasi dan riset di bidang kesehatan.
Contohnya : Medikaloka Hermina Tbk, Kalbe Farma Tbk dan lain-lain.
7. Sektor Industrial
Sektor industri ini mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa secara umum dikonsumsi oleh industri bukan secara langsung oleh konsumen. Produk dan jasa yang dihasilkan merupakan hasil akhir dan bukan produk bahan baku yang harus diolah kembali. Tentunya meliputi produsen barang kedirgantaraan, pertahanan, produk bangunan serta lainya.
Contohnya : Astra International Tbk, Astra Graphia Tbk dan lain-lain.
8. Sektor Infrastruktur
Perusahaan yang mencakup dalam sektor infrastruktur ini adalah yang berperan dalam pembangunan dan pengadaan infrastruktur seperti perusahaan penyedia jasa layanan logistik, penyedia transportasi, perusahaan telekomunikasi, perusahaan utilitas dan lain-lain.
Contohnya : Jasa Marga (Persero) Tbk, Wijaya Karya (Persero) Tbk dan lain-lain.
9. Sektor Properti Dan Real Estate
Pengembang properti dan real estate kemudian perusahaan yang menyediakan jasa penunjangnya termasuk dalam sektor properti dan real estate ini.
Contohnya : Ciputra Development Tbk, Bumi Serpong Damai Tbk dan lain-lain.
10. Sektor Teknologi
Sektor teknologi sepertinya terus berkembang nih dimana mencakup perusahaan yang menjual produk dan jasa teknologi seperti perusahaan jasa internet yang bukan penyedia koneksi internet, penyedia jasa dan konsultan TI, perusahaan pengembang perangkat lunak, dan produsen perangkat jaringan.
Contohnya : Bukalapak.com Tbk, Elang Mahkota Teknologi Tbk dan lain-lain.
11. Sektor Transportasi Dan Logistik
Dalam sektor transportasi dan logistik ini mencakup perusahaan yang berperan dalam perpindahan dan pengangkutan seperti penyedia transportasi dan pengantaran.
Contohnya : Adi Sarana Armada Tbk, Samudera Indonesia Tbk dan lain-lain.
Jumat, 10 Juni 2022
13 Cara Melakukan Conditional Formatting di Excel
Pada video tutorial di bawah ini dijelaskan bagaimana cara melakukan pemformatan menggunakan fitur Conditional Formatting. Untuk lebih jelasnya silahkan tonton video tutorial di bawah ini sampai selesai.
Bagi Anda yang menginginkan Project filenya bisa download melalui link di bawah video ini.
Minggu, 29 Mei 2022
Cara Mencari Tanggal Jatuh Tempo
Pada kesempatan kali ini kita akan belajar lagi mengenai fungsi atau rumus di Excel. Fungsi kali ini yang akan dipelajari adalah fungsi EDATE.
Fungsi EDATE digunakan untuk menghitung tanggal jatuh tempo yang jatuh pada hari yang sama bulan tersebut sebagai tanggal penerbitan. Karena, fungsi EDATE akan mengembalikan nomor seri yang mewakili tanggal yang merupakan indikasi dari bulan sebelum atau sesudah tanggal ditentukan (start_date).
Sintaks
EDATE(start_date, months)
start_date : bersifat wajib, diisi dengan tanggal pertama atau tanggal awal.
Month : bersifat wajib, diisi dengan jumlah bulan sebelum atau sesudah start_date. Jika nilainya positif maka akan menghasilkan tanggal masa mendatang dan nilai negatif akan menghasilkan tanggal masa lampau.
CONTOH PENGGUNAAN
Berikut ini contoh penggunaan Fungsi EDATE untuk mencari Tanggal jatuh tempo dengan data seperti pada tabel di bawah ini. untuk mencari tanggal jatuh tempo Anda tinggal ketikkan fungsi di sel F3 sebagai berikut:
=EDATE(D3;E3)
Kemudian Anda Copy rumus tadi ke bawah, dan hasilnya bisa Anda lihat pada gambar tabel di bawah ini.
Untuk lebih jelasnya bagaimana cara mencari tanggal jatuh tempo dengan fungsi EDATE, Anda bisa lihat Video Tutorialnya di bawah ini.
Sabtu, 28 Mei 2022
Fungsi DATEDIF Untuk Mencari Umur
Fungsi DATEDIF untuk mencari umur atau usia.
Pada kesempatan kali ini kita akan belajar lagi mengenai fungsi atau rumus di Excel. Fungsi kali ini yang akan dipelajari adalah fungsi DATEDIF.
Fungsi DATEDIF digunakan untuk menghitung jumlah hari, bulan, dan tahun diantara dua tanggal. Adapun cara penulisan fungsi DATEDIF sebagai berikut.
DATEDIF(start_date,end_date,satuan)
start_date : bersifat wajib, diisi dengan
tanggal pertama atau tanggal awal periode
end_date : bersifat wajib, diisi dengan tanggal
akhir atau tanggal berakhirnya periode
satuan : Tipe informasi yang ingin di cari.
untuk lebih lengkapnya perhatikan tabel di bawah ini.
CONTOH PENGGUNAAN
Berikut ini contoh penggunaan Fungsi DATEDIF untuk mencari umur dengan data seperti pada tabel di bawah ini. untuk mencari umur Anda tinggal ketikkan fungsi di sel D2 sebagai berikut:
=DATEDIF(C2;TODAY();"y")&" Tahun "&DATEDIF(C2;TODAY();"YM")&" Bulan "&DATEDIF(C2;TODAY();"MD")&" Hari"
Kemudian Anda Copy rumus tadi ke bawah, dan hasilnya bisa
Anda lihat pada gambar tabel di bawah ini.




















